Usus besar terdiri atas usus tebal (kolon) dan poros usus (rektum).
Makanan yang kita makan tidak semuanya diserap oleh ileum. Makanan yang tidak diserap ini akan masuk ke dalam kolon dan di dalam kolon, sisa makanan akan dibusukkan oleh bakteri Escherechia coli yang terdapat di dalam kolon. Di samping itu, pada kolon juga terjadi pengaturan kadar air.
Setelah dari esofagus, makanan akan masuk ke lambung. Di dalam lambung terjadi pencernaan mekanik dan kimia. Secara mekanik otot lambung akan berkontraksi mengaduk-aduk bolus. Secara kimiawi bolus bercampur dengan getah lambung yang mengandung HCl, enzim pepsin, dan renin. Setelah melalui proses pencernaan selama 2-4 jam bolus menjadi bahan berwarna kekuningan yang disebut kimus (bubur usu). Kimus akan masuk sedikit demi sedikit ke dalam usus halus.
Tekak atau faring merupakan bagian belakang mulut yang sekaligus merupakan bagian atas tenggorokan. Pada faring terdapat lubang yang terletak di bagian yang menuju tenggorokan. Lubang ini disebut glotis. Glotis mempunyai klep yang disebut epiglotis yang berfungsi untuk mencegah makanan masuk ke dalam saluran pernapasan dan memasukkan makanan ke dalam kerongkongan. Panjang faring kira-kira 7 cm.